Survei Program Prioritas Pemerintah, MBG Dinilai Paling Bermanfaat bagi Masyarakat

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program prioritas Pemerintah yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berdasarkan survei nasional Poltracking Indonesia. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program pemenuhan gizi bagi anak sekolah mendapat perhatian publik, terutama di tengah meningkatnya biaya kebutuhan pokok dan tekanan ekonomi rumah tangga.

Dalam survei yang dilakukan pada 30 September hingga 7 Oktober 2026, sebanyak 29,6 persen responden menilai MBG sebagai program prioritas Pemerintah yang paling bermanfaat. Posisi berikutnya ditempati Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 11,4 persen dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebesar 9,6 persen. Selain itu, sebanyak 92,4 persen responden mengaku mengetahui program MBG yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, survei nasional yang dilakukan lembaganya menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah mencapai 55,3 persen. Sementara itu, 40,9 persen responden menyatakan tidak puas.

“Di antara publik yang puas terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dua alasan paling dominan adalah bantuan pemerintah tepat sasaran 16,5 persen dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 15,0 persen,” ujar Hanta, di Jakarta,

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Ricky Tamba, mengatakan MBG dan bantuan sosial mendapat perhatian karena manfaatnya bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. “Bagi keluarga penerima, manfaat program seperti ini bukan sekadar angka dalam laporan pemerintah. Ada kebutuhan rumah tangga yang terbantu, ada beban pengeluaran yang berkurang, dan ada harapan yang ingin mereka lihat terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem sekaligus Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago, menilai MBG membantu meringankan beban keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan makan anak sekolah. “Minimal anak-anak mereka yang sekolah sudah makan siang, kondisi ini tentu meringankan sedikit kesulitan akibat harga-harga pokok yang tinggi,” katanya.

Hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa MBG memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus membantu keluarga. Ke depan, keberlanjutan pelaksanaan program yang disertai pengawasan dan evaluasi secara konsisten diharapkan semakin memperluas manfaatnya, sehingga MBG dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *