Indonesia-Satu.com

Independen Terpercaya

PSN Merauke Percepat Kemandirian Pangan, Tingkatkan Kemajuan Papua

Merauke – Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun Papua secara berkelanjutan. Melalui pembangunan kawasan sentra produksi pangan, energi, dan air, pemerintah tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan perkembangan pembangunan PSN di Merauke berlangsung sangat pesat berkat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh adat, dan masyarakat. Menurutnya, percepatan pembangunan menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memastikan Papua memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan berdaya saing.

“Saya telah beberapa kali mengunjungi Papua Selatan untuk memastikan percepatan pelaksanaan program strategis nasional tersebut. Alhamdulillah kemajuannya pesat sekali,” ujar Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Merauke.

Ia menjelaskan bahwa berbagai infrastruktur strategis telah menunjukkan kemajuan signifikan. Pelabuhan telah selesai dibangun, jalan sepanjang 58 kilometer telah rampung, pembangunan ruas lanjutan terus berjalan, sementara bandara juga sedang dalam tahap penyelesaian. Pemerintah juga menargetkan pencetakan sekitar 10 ribu hingga 11 ribu hektare sawah pada tahun ini, dengan sekitar 1.200 hektare telah selesai ditanami.

Zulkifli Hasan menambahkan, Presiden dijadwalkan berkunjung ke Merauke pada Oktober atau November 2026 untuk melaksanakan panen perdana di kawasan PSN. Menurutnya, keberhasilan proyek ini akan menjadi tonggak penting bagi terwujudnya Papua yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mampu memasok kebutuhan wilayah lain di Indonesia Timur.

“Kalau program ini berhasil, Papua akan mandiri pangannya, mandiri energinya, dan akan membawa kemakmuran bagi masyarakat Papua,” tegasnya.

Selain memperkuat ketahanan pangan, PSN Merauke juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan perkebunan tebu, industri gula, dan bioetanol. Hingga saat ini sekitar 3.500 tenaga kerja telah terlibat dalam pembangunan proyek, dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga sekitar 15.000 orang ketika proyek beroperasi penuh pada 2029.

Pemerintah juga memastikan pembangunan berlangsung secara inklusif dengan mengutamakan keterlibatan Orang Asli Papua (OAP). Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan bahwa pemerintah daerah telah meminta seluruh perusahaan pelaksana proyek memprioritaskan OAP dalam proses rekrutmen tenaga kerja, sekaligus memperkuat pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan agar masyarakat lokal mampu mengambil peran utama dalam perkembangan industri di daerahnya.

Kemajuan PSN Merauke menjadi gambaran bahwa pembangunan di Papua tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, proyek ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Papua yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia dari wilayah paling timur Nusantara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *