October 30, 2026
Screenshot-2026-10-04-144227-300x213

Jakarta – Pemerintah menyiapkan empat stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat konsumsi rumah tangga menjelang akhir tahun. Paket kebijakan tersebut meliputi program satu orang satu rekening, bantuan pangan beras, Bantuan Subsidi Upah (BSU), serta stimulus transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak melalui dukungan langsung kepada masyarakat. Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp31 triliun untuk tiga program utama, sementara stimulus transportasi disiapkan dengan anggaran sekitar Rp883,4 miliar.

Presiden Prabowo menekankan bahwa penguatan ekonomi harus dirasakan melalui peningkatan kesejahteraan dan kemampuan belanja masyarakat. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, Presiden menyampaikan rencana penyaluran pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada tahun mendatang.

“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita insyaallah terwujud, saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan, dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,” jelas Presiden Prabowo.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, memperkuat kegiatan ekonomi produktif, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke daerah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, program satu orang satu rekening mendapat alokasi Rp1,28 triliun. Pemerintah juga menyiapkan bantuan beras 10 kilogram per bulan bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran Rp17,54 triliun, serta BSU sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan bagi 13,3 juta pekerja dengan anggaran Rp11,97 triliun.

“Program 1 orang 1 rekening ini dijalankan di kuartal keempat, anggarannya 1,28 triliun, kemudian bantuan pangan beras, 10 kilogram per bulan untuk 33,24 juta KPM, ini anggarannya 17,54 (triliun), kemudian bantuan subsidi upah 300 ribu untuk 3 bulan, sekaligus nanti di November-Desember, nah ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja, anggarannya 11,97 (triliun),” ungkap Airlangga.

Selain bantuan langsung, stimulus transportasi mencakup diskon tiket pada moda tertentu dan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah untuk penerbangan domestik. Program ini diperkirakan menjangkau jutaan masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *