Sukmawati anti Islam kah? - Indonesia Satu
Antara nafsu dan cinta
12/11/2019
FORSEMESTA minta ESDM RI cabut rekomendasi izin kuota Eksport Nikel perusahaan tambang di Pulau Kabaena
18/11/2019

Sukmawati anti Islam kah?

Sukmawati gagal mempersonifikasikan dirinya menjadi Putri Sang Proklamator. Karena ia gagal memahami alam pikiran Soekarno secara comperhensif. Bacaannya tidak memadai untuk menjelaskan cosmologi islam tentang sejarah Keagungan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

Bila tidak ada spirit Profetik Kenabian Muhammad saw yang menginstitusi di saraf cognitif dan psyikhomotorik Soekarno, maka sulit rasanya Soekarno bisa menggerakan jutaan umat islam Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari emperialis Belanda.

Dari daerah pengasingannya di Ende Flores thn 1942 Ir Soekarno pernah bersurat kepada gurunya A. Hassan di Bandung. Ia bertanya kepada A. Hassan: di Ende ini banyak orang muslim tapi cara pandang keislaman orang Ende tidak progresif tidak punya energi pergerakan, alis jumud. pasif dan kumuh. Pertanyaan Soekarno itu menggambarkan betapa Soekarno sangat memahami filsafat Tauhid mengandung ajaran tentang modernitas, progresivitas dan radikalitas yang diajarkan oleh nabi Muhammad saw pada hampir 15 abad silam.

Sejarah terpenting dari potret keteladanan Kerasulan Muhammad SAW adalah pembebasan umat manusia dari belenggu rasialistik, monarchi, oligarchi dan dinasti kapitalistik. Semua Manusia Setara di Hadapan Allah kecuali hamba yang Muttaqun.

Pertanyaan penting yang harus dihadirkan, ada agenda apa yang tersembunyi dibalik menggumpalnya gerakan islam phobiya ? Upaya menghilangkan kata kafir di dalam al Quran, menolak khilafah, anti terhadap tradisi islam, juga simbul islam seperti bendera tauhid ? Tentu ada sesuatu. Mari kita diskusikan.

MHR. Shikka Songge

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *