Sisi kelam dari kemajuan teknologi - Indonesia Satu
Ratusan Mahasiswa mengeruduk KPK untuk meminta (Presdir) PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin sebagai tersangka.
19/08/2019
Pecel Lele, Bangka dan PKL
21/08/2019

Sisi kelam dari kemajuan teknologi

Akhir-akhir ini marak ber-tebaran berita tentang pencurian data dan penyalahgunaan data pribadi untuk kepentingan kriminal, salah satunya kasus tentang seorang WNI yang terkaget-kaget ketika mengetahui dirinya dituduh menunggak pajak dengan nilai milyaran. Usut punya usut data pribadi beliau digunakan oleh orang tidak dikenal untuk membuat perusahaan yang belakangan perusahaan itu kedapatan menunggak pajak.
Ada lagi kasus dimana WhatsApp di retas oleh orang untuk melakukan penipuan mengatasnamakan si pemilik nomor WhatsApp tersebut. Ada juga kasus tentang korban pengguna aplikasi pinjaman online yang selain harus membayar bunga pinjaman yang tidak wajar, si korban juga masih harus tertimpa sial dengan mengorbankan seluruh data pribadi miliknya, termasuk seluruh kontak yang ada di handphone, rekam jejak penggunaan aplikasi Ojek Online, sampai rekam jejak transaksi finansial yang dilakukan menggunakan aplikasi toko online pun berhasil di sadap oleh si lintah darat modern itu.

Dari berbagai kasus diatas dapat kita lihat beberapa kesamaa diantaranya terkait data pribadi, kemudian juga terkait smartphone(kecuali kasus pertama, walaupun tidak menutup kemungkinan juga terjadi melalui media smartphone) sebagai media untuk mendapatkan informasi pribadi tersebut.
Dari dasar itulah saya sedikit tergelitik untuk membahas tentang perangkat pintar yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari diri kita sehari hari ini.

Smartphone, sebagaimana digambarkan oleh namanya, adalah sebuah perangkat pintar yang jika tidak diperlakukan dengan baik akan menjadi pedang bermata dua yang bisa menyerang diri kita.
Bagaimana tidak, perangkat kecil yang hanya seukuran telapak tangan ini memiliki kemampuan yang sangat luar biasa,
perangkat ini mampu melacak keberadaan kita melalui fitur GPS,
mengeahui apakah kita sedang berjalan, berlari, atau menggunakan kendaraan,
merekam percakapan kita dengan Mic yang terdapat didalamnya,
melihat sekeliling kita dengan menggunakan kamera yang terpasang,
menangkap layar telepon kita (bahkan merekam tampilan layar smartphone kita),
mengintip(melihat) percakapan pesan singkat,
menyadap panggilan telepon dan merekam percakapan kita,
merekam kebiasaan kita sehari hari,
termasuk kapan kita bangun,
kapan kita tidur,
berapa kali kita membuka/mengunci smartphone kita,
seberapa banyak kita bergerak,
melihat siapa siapa kontak telepon kita,

Jika kita tidak berhati hati dan pintar pintar menggunakan smartphone ini, maka semua fitur diatas bisa digunakan oleh orang untuk melakukan tindakan tindakan yang tidak kita inginkan yang tentunya sangat merugikan dari segi materi bahkan nyawa bisa melayang. Fitur yang bahkan kita sendiri tidak tahu ada di perangkat smartphone kita pun, bisa dimanfaatkan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.
Hanya imajinasi yang dapat membatasi apa yang bisa dilakukan orang lain terhadap diri kita, keluarga, dan orang orang terdekat kita apabila telepon pintar kita ini disalahgunakan oleh orang lain karena kelalaian kita.

Tidak terbayangkan oleh saya bagaimana hal hal apapun bisa dilakukan dengan memanfaatkan telepon pintar ini.
Jika anda belum juga paham dengan bahaya yang mengancam di pelupuk mata kita, akan saya gambarkan sedikit saja.

Katakanlah apabila ada orang yang berniat buruk terhadap diri kita sebagai contoh.
Orang tersebut bisa membuat sebuah aplikasi, kemudian mengelabuhi anda untuk memasang aplikasi di perangkat pintar anda. Dan jangan sedikitpun anda meremehkan hal ini karena ada ribuan cara untuk memasang aplikasi di smartphone anda.
Sekali orang tersebut telah berhasil memasang aplikasi yang mampu mengendalikan semua fitur pada smartphone anda, tamatlah sudah.

Dengan aplikasi jahat tersebut, orang ini bisa tahu keberadaan anda saat ini, siapa orang yang ada didekat anda, kapan anda pergi, melalui jalur mana, jam berapa anda ada di rumah, jam berapa anda tidur, jam berapa anda mengunci pintu, ada berapa orang dirumah anda. Jika orang ini berniat buruk kepada anda, dengan mudah dia bisa.
Mau menculik anak anda? bisa
Mau merusak hubungan anda dengan bos? dengan kolega? dengan pacar? dengan istri/suami/mertua? BISA.
Ingat dia bisa memantau SMS, chat, percakapan telepon anda dengan siapapun, anda tidak punya rahasia apa apa lagi.
Mengambil foto/video anda yang sedang tidak berpakaian? BISA, ingat smartphone anda punya kamara.
Mengambil alih akun WhatsApp anda? Gampang, dia bisa menyadap dan mengambil kode verifikasi wa yang dikirim ke ponsol anda melalui SMS.
Dengan akun WhatsApp bisa buat apa? Silahkan tanyakan kepada orang yang akun WA nya pernah dipakai untuk menipu.

Mungkin bagi anda yang masih awam dengan teknologi dan selalu berfikiran positif tidak akan pernah bisa merasakan kengerian yang saya rasakan ketika menyadari semua hal-hal buruk ini. Tetapi jangan pernah kita mengatakan tidak mungkin, dan jangan pernah kita meremehkan kata tapi. Semua hal didunia ini bisa terjadi.
Orang yang nama baiknya tercoreng karena data dirinya digunakan untuk membuat perusahaan yang menunggak pajak miliaran itu pun saya rasa tidak pernah berfikir bahwa dirinya akan tertimpa sial sedemikian rupa. Orang yang akun WhatsApp nya digunakan untuk menipu orang juga saya rasa tidak pernah berfikir bahwa hal buruk bisa menimpa dirinya. Semua hal bisa terjadi di dunia ini, tidak peduli seberapa kita mengatakan “Ah mana mungkin…” “Ah tapi kan saya tidak pernah melukai orang..” “ah gak mungkin..” “ah gak segampang itu gua ditipu..” Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dan tidak ada pengecualian terhadap siapapun. Kesialan dapat menimpa siapapun, tetapi yang lalai akan lebih berpeluang untuk tertimpa sial.

Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk meninggalkan jejak di kolom komentar, sebab terlalu luas bahasan ini jika tidak dibatasi dengan topik yang lebih runcing. Insyaallah akan diikuti dengan topik-topik yang akan membahas hal ini secara mendalam di kemudian hari.

“Keep your eyes open..”

./clx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *