Kantor TVOne di Geruduk Aksi Massa Mahasiswa dan Masyarakat - Indonesia Satu
Hengki Jupina Diangkat Menjadi Direktur Yayasan Kuntum Bumi Rantauprapat
26/01/2020
Ikatan Alumni Putri Pondok Pesantren Al-Fiqoriyah (IKAP) Gelar Diskusi Mengungkap Implementasi Negatif Radikalism
29/01/2020

Kantor TVOne di Geruduk Aksi Massa Mahasiswa dan Masyarakat

Kalangan masyarakat dan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli NKRI menggelar unjuk rasa di depan kantor TV ONE.

Dalam aksi demo ini diperkirakan diikuti ratusan mahasiswa dan masyarakat yang berasal dari jabodetabek dan luar Jabodetabek, Jakarta Selatan, Selasa (28/01).

Massa yang berjumlah ratusan ini yang membawa berbagai macam poster, spanduk dan mobil komando, Massa aksi juga membakar ban bekas.

Dalam penyampaianya kordinator aksi saudara Mochamad Faisal mengatakan bahwa Kami melihat pemberitaan di TV ONE sudah tidak sesuai dengan UU pokok Pers dan kode etik jurnalistik, melihat pemberitaan – pemberitaan yang di tayangkan di TV ONE sangat berlebihan sehingga mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat, seperti pemberitaan Virus Corona yang berlebihan sehingga menciptakan rasa ketakutan di tengah – tengah masyarakat yang menghambat aktivitas masyarakat.

Seharusnya TV ONE memberikan solusi juga memberikan informasi edukasi sehingga masyarakat lebih tenang dan nyaman dalam melakukan aktifitas sehari – hari.

Terkait pemberitaan Sunda Empire dan Kerajaan sejagat juga terkesan berlebihan yang justru mewujudkan cita – cita mereka untuk dikenal di masyarakat.

Berdasarkan uraian tersebut kami menduga bahwa TV ONE dalam memberitakan pemberitaan lebih mengutamakan kepentingan ekonomis, dan adanya campur tangan juga kepentingan pihak ketiga dalam pemberitaan di TV ONE, “Ujarnya.

Harapan yang di sampaikan kordinator Lapangan saudara Lukmanul hakim bahwa Maka dari itu kami dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli NKRI meminta kepada TV One untuk tidak berlebihan dalam memberitakan pemberitaan yang tidak bermanfaat dan mencerdaskan masyarakat sesuai dengan UU Pers nomor 40 dan kode etik jurnalistik.
Apabila TV ONE masi memberitakan pemberitaan tersebut secara berlebihan kami akan melakukan aksi kembali dengan masa yang lebih banyak lagi dan akan menuntut ke Dewan Pers juga KPI, “Tegasnya.

rilis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *