Goebok Indonesia: Cipta Lapangan Kerja Mendorong Pertumbuhan Ekonomi? - Indonesia Satu
JAMTANAS: Pentingnya Omnibus Law Cipta Kerja Bagi Pelaku Usaha dan Pekerja
19/08/2020
PP HIMMAH ; Gruduk Istana JILID III Mendorong Presiden RI Resufle Menteri BUMN Erik Thohir
24/08/2020

Goebok Indonesia: Cipta Lapangan Kerja Mendorong Pertumbuhan Ekonomi?

Goebok Indonesia menggelar webinar melalui aplikasi zoom dengan mengangkat tema Cipta Lapangan Kerja Upaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi pada jumat, 21 Agustus 2020. Webinar ini menghadirkan tiga pemateri yaitu Nanda Rizka, S.sos , Ilham Fadli, Iwan Satriawan,M.H dan Wulandari,S.E sebagai Moderator serta puluhan peserta dari berbagai kalangan.

Nanda Rizka menjelaskan bahwa Pembahasan RUU ini menjadi poin penting karena banyak yang tidak tersampaikan ke publik secara terbuka. Perlindungan buruh perempuan perlu menjadi highlight dalam Undang-undang Omnibus Law ini, seperti perempuan sebagai korban pelecehan dan mengenai hubungan kerja yang belum mendukung aspek kesejahkteraan buruh yaitu mengenai jam istrahat dan cuti. Tujuan awal dari Undang-undang Omnibus Law ini adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Maka jangan sampai malah menciderai para kaum buruh. Mari kita bersama-sama untuk membahasnya, karena RUU ini mempunyai peluang untuk menebus perekonomian di Indonesia supaya resesinya tidak semakin buruk di tahun 2020 ini.”

Selain itu, Ilham Fadli menambahkan bahwa Rancangan Undang-undang Omnibus Law ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Yang dikhawatirkan oleh mereka terutama para kerja adalah mengenai status mereka yang tidak jelas, yakni mengenai statusnya sebagai karyawan kontrak yang bisa di PHK kapan saja. Namun, kita harus memaknainya sebagai motifasi bagi kita, bahwa kita harus maju dan profesional.

Iwan satriawan dalam webinar menyampaikan bahwa “terdapat tiga hal yang mempengaruhi investasi diantaranya yaitu Sumber Daya Manusia, Regulasi, dan Iklim Birokrasi. Dalam hal ini pemerintah memunculkan gagasan berupa omnibus law. Undang-undang yang terkait dengan Omnibus Law yakni Undang-undang koperasi, Undang-undang UMKM, Undang-undang penanaman modal, Undang-undang tentang administrasi pemerintah, dan Undang-undang tenaga kerja”.

Bagaimana membentuk lingkungan kerja yang baik agar para pelaku usaha bisa menjalankan usahanya tanpa merasa dipersulit? Tanya iqbal salah satu peserta diskusi. Pemerintah harus berlaku adil kepada masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah harus memberikan peluang yang sama kepada pedagang kaki lima untuk berusaha. Masyarakat bisa mendapatkan akses kredit dari lembaga perbankan dengan begitu omnibus law ini akan dirasakan oleh kalangan menengah kebawah. Tegas Iwan Setriawa.

Harsih Setiawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *