Kolom Archives - Indonesia Satu
07/06/2020

Jejak

Malam ini saya tepat pada pukul 18.00 Wib saya berhasil membuat pancake setelah percobaan berpuluh kali. Namun bila disajikan di depan para ahli memasak sekaliber Chef […]
31/05/2020

Peran Mahasiswa Ditengah Pendemi Covid-19

Pandemic covid 19, Ya sebuah wabah yang saat ini merisaukan masyarakat dunia, hampir semua pihak terdampak oleh covid -19 ini termasuk mahasiswa, lantas peran apa yang […]
22/05/2020

Ada Apa dengan Indonesia?

Indonesia negara dengan toleransi yang sangat tinggi tapi saat ini Indonesia sedang mengalami masa di mana semuanya tidak ada toleransi. Apa yang sebenarnya terjadi saat ini […]
18/05/2020

Merokok mati, gak merokok mati juga, merokok saja sampai mati

Hampir semua jenis rokok gue pernah coba, mau filter maupun kretek semua pernah gue nikmati, merokok udah jadi bagian hidup, membaca buku atau pun nongrong sampai […]
18/05/2020

Boruto, Hokage dan Ingatan Masa Silam

Didasari dengan kegalauan karena ponsel yang diduga mengalami kerusakan ternyata hidup kembali, saya melampiaskannya dengan menonton episode 1-33 animasi boruto di laptop yang saya pinjam dari […]
17/05/2020

“Yang tegas” itu bisa dipercaya?

Berkali-kali gue perhatikan pro kontra elit rakyat yang sedang duduk di singgasananya hanya sekedar sibuk berpendapat, “tidak lebih”,terkhusus bagi yang kontra yang selalu menyatakan pemerintah tidak punya ketegasan menyelsaikan persoalan dinegeri ini, “kataya sih geting”. Gue perhatikan Fadli Zon dan Fahri Hamzah masih terlihat […]
12/05/2020

Call Center Bantuan Beras ala ACT

Sabtu (2/5) lalu sempat mencoba menjadi ‘customer service’ call center Jakarta Care Line – ACT. Program ini bagian dari ikhtiar lembaga kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap) […]
05/05/2020

Pakde Didi dan Kebangkitan Lagu Jawa

Saya menghabiskan waktu remaja dengan lagu band yang bergema di tiap sudut kota Metro. Pasar, terminal, swalayan, sekolah, sampai warung kopi tak pernah hening dari lagu […]
05/05/2020

Pentingnya Pak Menkes Menulis

… Pak menkes yang terhormat, kami seperti  diombang-ambing informasi diluar sana, keadaan pandemi virus corona sudah memberi katakutan yang lebih menyeramkan dari pada keberadaan “hantu”, corona sudah seperti malaikat “Izroil” yang sedang berkeliling mencari manusia-manusia yang tak patuh dengan anjuran pemerintahnya. Pak menkes berikanlah pencerahan pada kami, kerja nyata pak menkes bukan dengan cara nongol dilayar kaca semata, “jangan kau anggap selesailah sudah tugas karna telah menjenguk korban virus corona dirumah sakit”. “Walaupun tulisan ini tidak mewakili semuanya, semoga yang dongkol bisa bertindak lebih sabar, kayak gue, hehe”, agar masalah corona tidak melabar ke persoalan lain, pak menkes yang pastinya terhormat, rakyat butuh kepastian, “ibarat perempuan yang  enggak ditembak-tembak cowo”, rakyat sudah terlalu banyak menyantap info, sangking banyaknya akhirnya rakyat lupa dengan anjuran pemerintah, jadinya kasus corona semakin hari, makin meningkat. […]