ACEH – Relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) menjadi momentum penting dalam memperkuat peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi daerah. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi baru dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif di Aceh.
“Relaunching ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat peran generasi muda Aceh dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Ketua Yayasan AMANAH, Syaifullah Muhammad, dalam sambutannya.
Kegiatan relaunching AMANAH berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha kreatif, akademisi, komunitas pemuda, hingga perwakilan pemerintah daerah. Suasana penuh antusiasme tampak sejak awal acara, dengan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menggambarkan semangat kolaborasi dan inovasi yang menjadi ruh utama organisasi tersebut.
Acara dibuka dengan penampilan seni budaya khas Aceh yang memukau para undangan, dilanjutkan dengan pemaparan visi baru AMANAH yang lebih berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Berbagai subsektor seperti kuliner, kriya, fesyen, hingga konten digital menjadi perhatian utama dalam strategi penguatan yang disampaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Syaifullah menegaskan bahwa relaunching ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi global. Ia menyampaikan bahwa AMANAH akan menjadi wadah akselerasi bagi anak muda Aceh untuk berinovasi, berjejaring, dan mengembangkan usaha berbasis kreativitas.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program unggulan, termasuk pelatihan kewirausahaan, inkubasi bisnis kreatif, serta kemitraan dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di Aceh untuk berkembang.
Sebelumnya, dukungan terhadap relaunching AMANAH datang dari Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), yang turut hadir dan memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menyatakan bahwa penguatan ekonomi kreatif merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kita ingin generasi Aceh Besar menjadi generasi unggul dan hebat. Mereka harus kreatif, inovatif, dan tetap memiliki nilai-nilai budaya serta keislaman yang kuat,” tegasnya.
Momentum relaunching ini juga dimanfaatkan sebagai ajang networking antar pelaku usaha dan komunitas kreatif, yang diharapkan dapat melahirkan kolaborasi-kolaborasi baru. Berbagai stan pameran produk kreatif turut memeriahkan acara, menampilkan karya-karya unggulan anak muda Aceh yang inovatif dan bernilai ekonomi tinggi.
Dengan semangat baru yang diusung melalui relaunching ini, AMANAH optimistis dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Aceh. Ke depan, organisasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya talenta-talenta unggul yang tidak hanya berkiprah di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah nasional dan global.







Leave a Reply