Indonesia-Satu.com

Independen Terpercaya

Pengamanan Diperkuat, Tenaga Kesehatan di Papua Barat Daya Dipastikan Aman Bertugas

SORONG – Pemerintah dan aparat keamanan memastikan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, dapat kembali menjalankan tugas dengan aman pasca insiden penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Bamusbama. Upaya penguatan pengamanan terus dilakukan secara terintegrasi guna menjaga stabilitas wilayah dan menjamin keberlangsungan pelayanan publik.

 

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya, Komisaris Polisi Jenny Setya Agustin Hengkelare, menyampaikan bahwa proses penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung intensif. “Proses lidik dan sidik masih berjalan. Kami terus bekerja keras untuk menemukan pelaku,” ujarnya dalam keterangan di Sorong.

 

Sebagai langkah cepat, Polda Papua Barat Daya mengerahkan sedikitnya 60 personel Brimob ke wilayah Tambrauw. Personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, khususnya di jalur Sorong–Tambrauw yang sebelumnya sempat mengalami gangguan keamanan.

 

Selain itu, aparat juga menerapkan sistem pengawalan bagi masyarakat yang melintas. Kendaraan, terutama sepeda motor, dikumpulkan terlebih dahulu sebelum diberangkatkan secara bersama-sama dengan pengawalan petugas. “Kami kumpulkan dan kawal bersama demi keamanan,” kata Jenny.

 

Langkah ini dinilai efektif dalam meminimalisasi potensi gangguan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah pedalaman. Aparat gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah juga disiagakan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

 

Jenny menegaskan bahwa kondisi keamanan saat ini berada dalam kendali. “Situasi saat ini kondusif, namun kami tetap waspada penuh. Petugas standby untuk memastikan keamanan masyarakat,” ujarnya.

 

Sebelumnya, empat tenaga kesehatan menjadi korban penyerangan saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit Pratama Fef menuju Sorong. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri.

 

Meski peristiwa tersebut menimbulkan duka, pemerintah memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Penguatan pengamanan dan koordinasi lintas sektor diharapkan mampu memulihkan kepercayaan para tenaga kesehatan untuk terus mengabdi di wilayah tersebut.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, pemerintah optimistis situasi keamanan segera pulih sepenuhnya, sehingga tenaga kesehatan dapat menjalankan tugasnya secara optimal demi melayani masyarakat di Papua Barat Daya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *